Rabu, 15 Desember 2010

AFS, YES & JENESYS


mau tinggal selama setahun di luar negeri sekaligus jadi duta budaya bagi negri tercinta? jawabannya 3 ! AFS, YES, JENESYS. sebenernya masih banyak oraganisasi perukaran budaya lain yang punya tujuan sama kaya AFS seperti ROTARY club atau CHI yang basicaly dikelola juga oleh para relawan sepenuhnya. bedanya, oraganisasi2 itu kebanyakan bukan oraganisasi non profit seperti AFS. siswa yang ingin mengikuti program pertukaran budaya melalui ROTARY atu CHI harus menyumbangkan sejumlah dana untuk bisa diberangkatkan. sedangkan AFS mempunyai sistem subsidi silang dimana siswa yang nantinya akan diberangkatkan akan diberi beasiswa dari AFS TAPI ga full schoolarship.jadi mereka akan dibebankan uang sumbangan (mungkin diatas 10jeti) yang nantinya akan digunakan untuk menopang keuangan kandidat lain yang notabenya kurang mampu. tapi dana sumbangan ini sifatnya ga memaksa lho... kalo keluarga kamu katakanlah mampunya cuma nyumbang 5 jeti atau dibawahnya, AFS akan berusaha mencari sponsor untuk membiayai keberangkatan kamu. AFS sendiri mungkin bisa dibilang satu2nya lembaga non profit yang bekerja sama dengan Indonesia dalam misi pertukaran budaya. AFS international di Indonesia bekerja sama dengan Bina Antar budaya foundation dalam menyeleksi pelajar-pelajar dari seluruh Indonesia untuk dapat diberangkatkan ke negara-negara tujuan yang juga bekerjasama dengan AFS seperti Amerika, eropa, dan jepang. sebelum lanjut lebih spesifik ke 3 poin utama di atas, yuk monggo kenalan dulu sama Bina Antar Budaya indonesia biar kedepanya ga cengo denger nama ini :)

Bina Antar Budaya Foundation


Bina Antarbudaya adalah lembaga nirlaba yang mengelola program pertukaran pelajar di Indonesia. Bermitra dengan AFS Intercultural Programs yang merupakan organisasi pertukaran pelajar tertua dan terbesar di dunia, setiap tahunnya Bina Antarbudaya menerima dan mengirim siswa dalam berbagai program ke berbagai penjuru dunia.

Setiap tahun Bina Antarbudaya menerima dan mengirim putra-putri terbaik yang secara serius berminat dan memenuhi persyaratan, tanpa membedakan agama, ras, suku, maupun latar belakang sosial, ekonomi untuk dapat tinggal dan belajar baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek di berbagai negara, antara lain : Amerika Serikat, Belanda, Prancis, Belgia, Italia, Jepang, Jerman, Norwegia, dan Swiss. bina antar budaya sendiri punya 15 chapter yang tersebar di(hampir)seluruh indonesi di antaranya chapter Jakarta, BOGOR, karawang, Bandung, surabaya, yogyakarta, semarang, malang, banda aceh, banjarmasin, makasar, palembang, padang, samarinda sama satu lagi gue lupa hehehe..

Ok.. udah kenal kan sama induk semangnya? nah.. sekarang yuk lanjut ke Program yang ditawarkan bina antar budaya (selanjutnya saya akan singkat jadi binabud).

AFS

AFS bermula dari penugasan 5 relawan asal Amerika yang ditugaskan menjadi supir ambulan di rumah sakit Amerika di paris, perancis. kelompok ini kemudian dikenal denagan sebutan American Field service atau disingkat menjadi AFS.
"nah looo? apa hubungannya supir amubulan perang dunia sama pertukaran pelajar anak SMA?"
great question... jadi alkisah relawan ambulan itu kian hari kian bertambah yang tadinya cuma 5 trus nambah jadi 10 trus nambah jadi 500 hingga menembus angka 2.500. tugas mereka adalah untuk membawa prajurit yang luka ke rumah sakit yang telah ada. pas perang dunia udahan, para relawan AFS ga mau tunggang lenggang aja ninggalin prancis, mereka masih pengen ngelanjutin misi sosial yang kemudian berlanjut ke pertukaran mahasiswa hingga akhirya berujung ke pertukaran pelajar. yang tadinya juma ada jurusan perancis, lalu melebar ke Amerika-eropa lalu ke asia dan Afrika.
di indonesia, untuk bisa gabung sama AFS untuk belajar keluar negeri sistemnya pake sistem seleksi. ada 3 tahap yang harus dilalui untuk jadi kandidat AFS yaitu : 1) Tes tahap pertama(Tes tertulis), 2) Tes wawancara kepribadian dan Bahasa Inggris, 3) dinamika kelompok. dari 3 seleksi itu lah disaring siswa2 terbaik yang berhak mewakili indonesia untuk dikirim menjadi ke negara2 partner AFS.

Youth exchange and studies (YES)


YES program adalah beasiswa penuh dari US department of state yang tujuan utamanya dalah untuk mempererat hubungan antara Amerika dan negara2 yang punya mayoritas penduduk muslim seperti Indonesia, malaysia, filipina, Arab saudi, Mesir, ghana, india, turkey dan mozambique. program ini digagas utamanya setelah kejadian 9/11 yang bearkibat merenggangnya hubungan Amerika dengan negara2 muslim. siswa2 yang didaulat menjadi duta budaya melalui program YES mengemban tugas untuk meluruskan perspektif yang keliru tentang islam diantaranya dengan cara memeberikan presentasi ke sekolah2 umum amerika atau ke perkumpulan2 di Amerika. kelebihan dari program ini kalo dibandingin AFS selain seluruh biaya bakal di tanggung oleh pemerintah Amerika serikat, selama disana kita juga bakal mendapat living expense sebesar $125 setiap bulannya. serunya lagi di awal kedatangan dan sebelum kepulangan ke negara asal masing2, seluruh siswa YES bakal dibekali arrival orientation dan pre-departure orientation dimana semua siswa dari 9 negara tersebut bakal dikumpulin dan berbaur dalam 1 ruang (Hotel Hilton dulles washington DC). naaaahhhh..gimana buat ikut program YES? untuk ikut program YES emang jauh lebih sulit daripada AFS. pertama, kamu harus iut seleksi AFS dulu yang 3 kali seleksi itu. kalo udah dan kamu dinyatakan sebagai KANDIDAT CHAPTER, semua nilai anak2 yang lolos perchapter bakal di recap lalu di urutkan dari yang nilainya paling tinggi. kandidat2 yang nilainya dianggap memenuhi syaratlah yang berhak untuk di mendapatkan kesempatan mengikuti SELEKSI NASIONAL YES, dimana seluruh kandidat terbaik seluruh chapter di indonesia bakal dikumpulin di jakarta dan dikarantina selama 3 hari yang kemudian disaring lagi menjadi kira2 kurang lebih 100 CALON Penerima beasiswa YES. so far udah jelas kaaaannnnn????? Ok yuk lanjut ke program terakhir yang namanyaaa...

JENESYS

The Japan – East Asia Network of Exchange for Student and Youths (JENESYS) adalah program persahabatan dengan negara-negara di kawasan Asia Timur yang bertujuan menciptakan dan memperdalam rasa saling pengertian di antara para remaja yang merupakan generasi penerus yang akan berperan penting di masa yang akan datang.
Setiap tahunnya Pemerintah Jepang mengundang para Pemuda dari negara-negara ASEAN, Australia, Cina, India, Selendia Baru, dan Korea untuk mengunjungi tempat dan kota yang terkait dengan sistem politik, ekonomi, sosial budaya Jepang.
Program JENESYS ini terdiri dari dua jenis program yaitu Jangka Pendek (dua minggu) diberangkatkan pada bulan Desember dan Year Program (sebelas bulan) diberangkatkan pada bulan Maret. cara ikutnya? SAMA kaya YES. kamu harus lolos seleksi AFS dulu baru kalo kamu memenuhi syarat kamu bisa di unggulkan untuk menerima beasiswa JENESYS.

pfiuuhhhh.. cape gue ngetik. tapi sejauh ini udah melek kan sama program2 binabud? tertarik? syaratnya? caranya gimana dong? nih gue kasih tau syarat2 utamanya :

Persyaratan umum:
- Warga Negara Indonesia.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Mengikuti dan lulus proses seleksi bertahap yang diadakan oleh Bina
Antarbudaya.
- Bersedia berangkat pada bulan Desember (khusus Intensive Programs).

Persyaratan tambahan untuk Siswa:
- Siswa kelas 1 SMA/SMK/Aliyah/sederajat.
- Usia 15-16 tahun 7 bulan.
- Aktif berorganisasi dan berprestasi dalam beberapa kegiatan.
- Mendapat izin dari orang tua dan sekolah.

ngeri kan sekarang? tenang ajaaaaa.. pendaftaran biasanya dibuka sekitar bula maret-april, jadi siap2 deh dari sekarang :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar